 |
|
| Pengelola |
|
| | CEO, nusacendanabiz.com
Hp. 085239247774
E-mail :
admin@ nusacendanabiz.com, 
Divisi Iklan :
diviklan@ nusacendanabiz.com
Divisi Berita :
divnews@ nusacendanabiz.com
Divisi Web:
divweb@ nusacendanabiz.com
| |
|
 |
|
 |
|
| Berita / Ekbis |
|
| |
| Warga Tetebudale Bisnis Mentimun | | Oleh admin |
| Selasa, 08 Juni 2010 14:37:08 |
Klik: 130 |
 |
 |
|
|
Warga Dusun Tetebudale, Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, menekuni bisnis mentimun yang dihasilkan sendiri.
Pantauan Pos Kupang, Sabtu (22/5/2010), di Dusun Tetebudale terdapat hamparan lahan pertanian sawah yang cukup luas, yang dimanfaatkan warga untuk menanam mentimun. Tanaman ini dibudidayakan pasca panen padi sawah. Tampak sebagian padi sudah dipanen sehingga mulai dibersihkan jeraminya, sedangkan di pematang lainnya terlihat telah ditanami bibit mentimun yang tampaknya sangat subur menghijau. Diperkirakan baru berumur sebulan.
Man Fanggidae, salah satu petani mentimun di Dusun Tetebudale yang ditemui Pos Kupang di dusun setempat, menjelaskan, saat ini dirinya dan teman-teman petani lain di dusun itu masih menanam mentimun dengan memanfaatkan sisa air di sawah.
Biasanya kalau lahan sawah yang baru habis dipanen padinya, langsung kami olah lagi untuk tanam sayuran termasuk mentimun. Mentimun dari wilayah ini cukup diminati semua kalangan, kata Fanggidae.
Ditambahkannya, umur panen komoditi ini idealnya 42 hari.
Sedangkan, harga mentimun di pasar saat ini Rp 1.000/buah. Tetapi kalau sudah mulai memasuki musim panen mentimu, harga harga mentimun mulai menurun, biasanya dijual 2 - buah Rp 1.000.
Disinggung tentang bibit mentimun, Fanggidae mengakui, bibit dibeli dari toko di Kupang, setiap musim tanam tiba. Karena kebanyakan hasil mentimun dipanen mudah untuk dijual ke pasar, sehingga tidak ada buah mentimun yang sampai matang atau tua untuk dijadikan bibit.
Sedangkan pemasaran mentimun, Fanggidae menyebutkan, selama ini mereka menjual ke Pasar Oesao dan pasar-pasar di Kota Kupang. Tapi kami lebih banyak jual kepada para pedagang di Oesao, kemudian mereka yang menjual lagi ke sejumlah pasar di Kota Kupang, katanya.
Frengki, petani lainnya menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir, warga setempat selalu mendapat hasil dengan menanam mentimun. Kami tanam mentimun setelah panen padi sawah selesai. Hasil mentimun yang kami tanam selama ini cukup bagus, karena itu setiap tahun tetap kami jalankan usaha ini sepanjang musim kemarau, ujar Frengki.
Kol Diserang Hama
Sementara itu, petani setempat juga mengeluhkan hama yang menyerang tanama kol. Tanaman ini selalu ditanam para petani setempat, tetapi lebih banyak gagal karena terserang hama/penyakit.
Man Fanggidae dan Frengki yang ditemui terpisah menjelaskan, budidaya kol di wilayah itu memang cukup baik, namun yang selalu membuat mereka malas, tanaman tersebut mudah diserang hama.
Ada sejenis hama yang merusak daun kol sehingga berlubang- lubang, bahkan merusak semua bagian kol. Kami sudah lakukan pengendalian, tapi tidak bisa diatasi, kata Fanggidae.
Menurut Fanggidae, meskipun kol mudah terserang penyakit, namun mereka terus menanamnya karena harga kol sangat bagus. Untuk itu, para petani setempat mengendalikan hama itu dengan pestisida. Tetapi pestisida juga terbukti tidak mampu mengatasi hama tanaman kol itu, sehingga para petani pasrah menerimanya.
Sumber :
http://pos-kupang.com/read/artikel/48233/kupangnews/ekbis/2010/5/24/warga-tetebudale-bisnis-mentimun |
| |
|
| Berita Ekbis Lainnya |
. Koperasi Perempuan Dan Pemuda Dapat Rp. 50 Juta . Daging Sapi NTT Aman Dikonsumsi . Angkasa Pura Mengaktifkan Posko Terpadu Lebaran 2010 . Pemkab Kupang Bangun Show Room Kerajinan . Warga Haumusu Andalkan Garam . Pasar Perbatasan Masih Fokus Sembako . Warga Fatukoa Tanam Tomat . Kuda Timor Dikirim ke Sulsel . Harga Beras di atas Rp 5.000/Kg . Penyuluh Harus Fasilitasi Petani, Terapkan Prinsip Dan Pelaksanaan Agribisnis
|
|
|
 |
|
| Berita Ekonomi |
|
| | Waspadai Maraknya Akuntan Publik Palsu!
-
Taiwan Relokasi Kilang Minyak
-
PKT-PTPN Bangun Pabrik NPK USD50 Juta
-
Pasokan Kurang, PLTU Omblin Terancam Padam
-
IAPI Tolak Materi RUU Akuntan Publik
-
11 Kiat Investasi Saham yang Aman & Menguntungkan
-
Kacau, Barclays di Inggris Offline
-
Multipolar Beberkan Soal Akuisisi ke BEI
-
HSBC Holdings Akan Akuisisi Nedbank
-
Bisnis Rasulullah dan Dakwah Ekonomi Indonesia
| |
|
| GARUDA INDONESIA |
|
| |
Update : 9 Januari 2010
Kupang - Denpasar
Kupang - Jakarta
Reservasi :
827333
| |
|
| MERPATI |
|
| |
Update : 9 Januari 2010
-----------
Kupang | DPS
Setiap Hari
11.30
-----------
Kupang | SBY
Setiap Hari
11.30
-----------
Kupang | JKT
Setiap Hari
11.30
-----------
Kupang | MAUMERE
Setiap Hari
06.05
-----------
Kupang | TAMBOLAKA
Sen-Rab -Jum-Mg
06.05
-----------
Kupang | WNGPU
Sel-Kam - Sab
06.05
-----------
Kupang | MKSR
Rb-Jum -Mg
17.00
-----------
Reservasi :
(833833) | |
|
| TRANSNUSA |
|
| |
Update : 9 Januari 2010
---------
Kup | Larantuka
Rab-Jum-Mg
---------
Kup | Wngp
Stiap Hari
---------
Kup | Tambolaka
Stiap Hari
---------
Kup | Lab.Bajo
Stiap Hari
---------
Dps | Lab.Bajo
Stiap Hari
---------
Dps | maumere
Rb-Jum-Mg
---------
Reservasi :
0380-822555 | |
|
| Layanan Website |
|
| |
| |
|
| Berita Pos Kupang |
|
| | Warga Sikka Khawatir Demam Berdarah...
Main Harga Izin Dicabut...
Pasutri Bubar dalam Lima Bulan...
Tekla dan Yuvila Masih Trauma...
Sopir Bus Duduki DPRD Manggarai...
Jadi Tuan di Tanah Sendiri...
Laptop dan Pengorbanan Wakil Rakyat...
Kebiasaan Makan Belalang di Rote (1)...
Dishut yang Berwenang Periksa Dokumen ..
NTT Tertinggal Karena Tidak Disiplin..
Berlusconi: Sebaiknya Saya yang Latih ..
Jikom FISIP Stuba ke Jakarta dan Bandung...
Sumtim Tuan Rumah Pordasars 2013...
Batal Ujian Ulang Karena Urus Nikah...
KPU Flotim Harus Hormati Sikap Pusat...
Baca di http://pos-kupang.com/ | |
|
 |
|  |